Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dan Penyusun Perangkat Pembelajaran kurikulum berbasis cinta terintegrasi dengan Deep Learning
PADANG PALANGEH — Guna meningkatkan kualitas pembelajaran dan menjawab tantangan pendidikan modern, MTs Syaikh Daud Al Masrur Padang Palangeh menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bertajuk "Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dan Penyusunan Bahan Ajar KBC Terintegrasi dengan Deep Learning".
Kegiatan yang diikuti oleh seluruh guru mata pelajaran ini menghadirkan narasumber ahli di bidang pendidikan, Ibu Zulyadaini, M.Pd. Dalam paparannya, beliau menekankan pentingnya menghadirkan pendekatan pembelajaran berbasis kasih sayang (heart-centered learning) yang dipadukan dengan strategi Deep Learning agar siswa tidak hanya menghafal materi, tetapi juga memahami konsep secara mendalam, kritis, dan bermakna.
Kepala MTs Syaikh Daud Al Masrur, Bpk. Fitrah Wahyudi, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan langkah strategis madrasah dalam memperkuat karakter pendidik sekaligus meningkatkan mutu bahan ajar.
"Kurikulum Berbasis Cinta adalah fondasi mendidik dengan hati. Ketika dikombinasikan dengan metode Deep Learning, para guru diharapkan mampu menyusun bahan ajar yang interaktif, menumbuhkan pemikiran kritis, dan menciptakan suasana belajar yang humanis serta menyenangkan bagi para siswa," ujar Bpk. Fitrah Wahyudi, M.Pd.
Melalui Bimtek ini, seluruh guru MTs Syaikh Daud Al Masrur dibekali keterampilan praktis dalam menyusun perangkat dan bahan ajar yang siap diimplementasikan langsung di kelas. Kegiatan berlangsung antusias dan ditutup dengan komitmen bersama seluruh tenaga pendidik untuk mewujudkan pembelajaran madrasah yang unggul, inovatif, dan penuh kasih sayang.
Kembali ke Daftar Berita
Kegiatan yang diikuti oleh seluruh guru mata pelajaran ini menghadirkan narasumber ahli di bidang pendidikan, Ibu Zulyadaini, M.Pd. Dalam paparannya, beliau menekankan pentingnya menghadirkan pendekatan pembelajaran berbasis kasih sayang (heart-centered learning) yang dipadukan dengan strategi Deep Learning agar siswa tidak hanya menghafal materi, tetapi juga memahami konsep secara mendalam, kritis, dan bermakna.
Kepala MTs Syaikh Daud Al Masrur, Bpk. Fitrah Wahyudi, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan langkah strategis madrasah dalam memperkuat karakter pendidik sekaligus meningkatkan mutu bahan ajar.
"Kurikulum Berbasis Cinta adalah fondasi mendidik dengan hati. Ketika dikombinasikan dengan metode Deep Learning, para guru diharapkan mampu menyusun bahan ajar yang interaktif, menumbuhkan pemikiran kritis, dan menciptakan suasana belajar yang humanis serta menyenangkan bagi para siswa," ujar Bpk. Fitrah Wahyudi, M.Pd.
Melalui Bimtek ini, seluruh guru MTs Syaikh Daud Al Masrur dibekali keterampilan praktis dalam menyusun perangkat dan bahan ajar yang siap diimplementasikan langsung di kelas. Kegiatan berlangsung antusias dan ditutup dengan komitmen bersama seluruh tenaga pendidik untuk mewujudkan pembelajaran madrasah yang unggul, inovatif, dan penuh kasih sayang.